tidak perlu masuk sekolah berkomunikasi di London School, atau belajar berbicara yang menarik bagai seorang presenter, layaknya choki. tapi yang kita perlukan adalah bagaimana mengkomunikasi segala hal dalam pikiran dan hati kita secara dewasa, baik dengan orang tua ataupun orang lain di sekitar kita. akhir-akhir ini bicara denga orang tua menjadi sebuah pelajaran bagi diriku, untuk mengkomunikasikan pikiran anak muda yang selalu berbeda dengan orang tua. tentunya selalu ada perdebatan, disana sini. apalagi berebicara dengan orang tua yang masih berpikiran ortodoks, layaknya, sang KOMPENI belanda. jawaban dan pandangan dari mereka pun pastinya selalu bersebrangan. dari situ aku mulai belajar, mulai dari mana harus melawan dengan argumen yang baik dan mengikuti arus yang mengalir dari pembicaraan dengan orang tuaku. kadang sebuah permasalahan politik yang kecil jika kita pandang dari dua generasi pastilah hasinya akan berbeda.
hahahaahahahahahahahah. itulah pentingnya komunikasi dengan orang tua kita. LET's Talk With OUR PARENTs.
Minggu, 25 Oktober 2009
Jumat, 26 Juni 2009
UJIAN KEHIDUPAN
bulan ini banyak sekali ujian dalam keluarga kami. hal ini aku rasakan dalam beberapa minggu ini. sejak awal bulan juni kemarin pada tanggal 8 juni, aku yang tiba-tiba sakit, setelah pulang dari kantor. tak ada tanda ataupun gejala yang aku rasakan, secara tiba-tiba aku sudah terbaring di rumah sakit , tepatnya di ruang operasi. sehabis itu adikku juga harus mengulang hasil pengembangan penelitiannya di laboratorium. ia telah lama mengembangkan sebuah produk obat kumur untuk penderita HIV AIDS, namun jamur ataupun cairan kimia yang dikembangkan hingga awal bulan juni tidak mengalami reaksi dan proyek tersebut dianggap gagal oleh perusahaan yang mendanai proyeknya. Hal ini menjadikan dirinya terguncang, sedih dan terenyuh aku mendengarnya, sama seperti aku yang hanya bisa terbaring di kamar ini.Ayah dan ibuku juga hanya bisa berdoa melihat kondisi ini, satu lagi adikku yang juga yang merasa kecewa, karena mendapatkan Nilai NEM yang tidak sesuai keinginan orang tuaku, jadinya ia kena damprat dan semprotan, padahal nilainya rata-rata 8 koma keatas. hampir semuanya bernilai 8 dan 9 tapi mamaku keliatannya belum bisa menerima kondisi tersebut. semakin hari kami juga terus bergerak, kami tak mau menjadi orang yang lemah harus berubah. harus berubah.
Kamis, 09 April 2009
touring to Anyer





pagi-pagi, sekitar jam 6 pagi aku dah lari morat-marit sana sini guna mempersiapkan segalanya.... , apaan sih, kayak mo perang aja, aku mau pergi jalan2 nih sama keluarga, rencananya sih abis nyontreng, pas jam 9 kami berempat tanpa si rani pergi ke TPS TERDEKET. ucuk-ucuk (kayak ninja gitu deh)..... kami cepet selesaikan hak dan kewajiban kami sebagai warga negara yang baik.
emmmmmmmmmmmmm, kelamaan kali ya, TTP (to the point)aja deh. abis nyampe rumah, kite langsung siap2 tuch, masukin semua barang, dari tikar, makanan sampe laptop and modemnya, ga lupa kita bawa. Dasar dasar.... hihihihihi.
setelah 2 setengah jam perjalanan menuju anyer....... gini deh hasilnya..mw liat kan
it's show time
Selasa, 31 Maret 2009
Kapan Ya Ngumpul Lagi part 1
http://www.klikdokter.com/userfiles/title_img_Family.jpg.
Dalam sebuah hutan yang lebat di sebuah negeri yang tak terdeteksi oleh perangkat teknologi jaman sekarang, berdiri sebuah rumah yang mewah dengan berbagai macam perlengkapan yang mumpuni bagi penghuninya. pasti pembaca bertanya siapa dan kenapa ada orang yang bangun rumah di sebuah negeri yang sepi, di dalam hutan belantara yang lebat pula, tapi bangunannya mewah dan dilengkapi perkakas rumah yang mewah pula.......???????. aku menikmati perjalanan ini sekitar dua tahun lalu. dengan perjalanan yang aku lalui sebagai seorang adveture alias petualang, ingin menikmati alam di dunia ini yang masih belum terjamah oleh tangan manusia.emmmmm, sejenak aku berpikir di depan rumah besar itu, memikirkan kira-kira siapa ya penghuninya?. ternyata,selidik punya selidik, lihat punya lihat , ternyata rumah itu tidak berpenghuni, alias kosong melompong...
kemana ya penghuninya.....????????
sautu ketika aku berkeliling mengelilingi lingkungan luar rumah besar nan mewah, aku tak menemukan seorang pun.......
hingga sang mentari pun mulai kembali ke peraduannya ,aku tak menemukan batang hidung seorang pun yang mengklaim bahwa ia tinggal di rumah itu.... huuuuuhh.
kesel,dan penasaran menghinggap pikiranku..., siapa sih yang punya nih rumah, aku juga penasaran ini rumah tetep bersih terus padahal ga ada orang yang pulang ke dalamnya ......bersambung part2
Dalam sebuah hutan yang lebat di sebuah negeri yang tak terdeteksi oleh perangkat teknologi jaman sekarang, berdiri sebuah rumah yang mewah dengan berbagai macam perlengkapan yang mumpuni bagi penghuninya. pasti pembaca bertanya siapa dan kenapa ada orang yang bangun rumah di sebuah negeri yang sepi, di dalam hutan belantara yang lebat pula, tapi bangunannya mewah dan dilengkapi perkakas rumah yang mewah pula.......???????. aku menikmati perjalanan ini sekitar dua tahun lalu. dengan perjalanan yang aku lalui sebagai seorang adveture alias petualang, ingin menikmati alam di dunia ini yang masih belum terjamah oleh tangan manusia.emmmmm, sejenak aku berpikir di depan rumah besar itu, memikirkan kira-kira siapa ya penghuninya?. ternyata,selidik punya selidik, lihat punya lihat , ternyata rumah itu tidak berpenghuni, alias kosong melompong...
kemana ya penghuninya.....????????
sautu ketika aku berkeliling mengelilingi lingkungan luar rumah besar nan mewah, aku tak menemukan seorang pun.......
hingga sang mentari pun mulai kembali ke peraduannya ,aku tak menemukan batang hidung seorang pun yang mengklaim bahwa ia tinggal di rumah itu.... huuuuuhh.
kesel,dan penasaran menghinggap pikiranku..., siapa sih yang punya nih rumah, aku juga penasaran ini rumah tetep bersih terus padahal ga ada orang yang pulang ke dalamnya ......bersambung part2
Langganan:
Komentar (Atom)